Social Icons

youtubetwitterfacebookgoogle pluslinkedinrss feedemail

Bagaimana Kalau Menjadi Baik


Remaja merupakan suatu masa dimana kita tumbuh dan berkembang, menemukan jati diri serta, melakukan hal-hal menarik yang tak terlupa.
hem. . . seperti itukah remaja....?
ya atau tidak, mungkin anda pernah mengalami.....!!!

satu yang pasti adalah bahwa masa remaja adalah masa-masa paling labil, remaja biasanya mudah terpengaruh oleh apa saja yang mereka liat dan dengar,mereka suka dengan hal-hal yg baru dikenalnya, dan ingin mencobanya.
ini merupakan suatu yg menentukan arah remaja itu mau ke mana  (baik-buruk)  jika yg biasa mereka lihat dan dengar itu hal-hal yang sifatnya baik,maka remaja itupun akan menjadi baik, begitu juga sebaliknya. 

ini tidak hanya berlaku pada remaja saja, anak kecil bahkan orang dewasa juga demikian, pada dasarnya kita minuru atu melakukan apa-apa yang pernah kita lihat dan dengar. oleh karena itu jika kita ingin menjadikan anak-anak remaja, anak-anak kita atau menjadikan diri kita orang-orang yg baik yg bisa menjadi lebih baik, maka dengarkan dan lihatlah hal-hal yang baik.
selain mendengarkan dan melihat hal-hal yang baik, para remaja,anak-anak, juga diri kita juga harus bisa menyaring hal-hal baru yg bisa merusak proseses perkembangan ke arah kebaikan, selain itu yang paling penting adalah melakukan hal-hal yg telah disebut, jangan hanya menjadi utopia (hanya menjadi angan-angan belaka) yg hanya ada di fikiran (otak) dan tak pernah ada dalam dunia nyata.

huch gitu to......!!!
TERNYATA NGAK SESULIT YG DIBAYANGKAN . . . . . 

uich. . . jangan di bayangkan, yg pentingkan di lakukan bukan di bayangkan...!!

suatu hal yang dibayangkan mungkin akan menimbulkan banyak pertimbangan, sehingga kita merasa berat akan pertimbangan-pertimbangan tersebut, dan bisa menimbulkan sirik dan musrik.
kenapa kok bisa dikatakan seperti itu. . .??? ya, jelas karna pertimbangan kita pasti akan memperhitugkan untung rugi, harta benda, rasa malu(gengsi) serta akan membandingkan dg orang lain (biasanya membandingkan dg orang yg lebih dari kita), setelah membandingkan biasanya orang akan timbul rasa tidak percaya diri, malu, serta tidak percaya akan kuasa keagungan tuhan, (ini yg bisa menjadikan sirik dan musrik) selain itu juga karna banyak pertimbangan bisa membuat sugesti kita lemah.

No comments: